Kajian Isu Strategis Fariza Rachman - 11 September 2019
              Gundhul gundhul pacul cul, gembelengan Nyunggi nyunggi wakul kul, gembèlengan Wakul ngglimpang segané dadi sak latar Wakul ngglimpang segané dadi sak latar Gundul-gundul pacul, sebuah lagu anak-anak yang disebut-sebut sebagai karya Sunan Kalijaga (1460-1513 M) yang cukup dikenal di Jawa.  Betul, ia lebih dikenal sebagai lagu anak-anak karena secara ritme dan nadanya pun mempunyai ciri khas lagu anak, ringan dan bersemangat. Sebagai orang Jawa, saya pun lumayan menikmatinya waktu kecil. Tetapi nampaknya, lagu itu bukanlah murni lagu anak-anak. Ia memang sangat kapabel dijadikan sebagai lagu hiburan, tapi perlu diingat kembali bahwa lagu ini diciptakan oleh seorang wali. Adakah mungkin bahwa ditengah-tengah kesibukan dan tantangan memperkenalkan Islam di tanah peradaban kerajaan Jawa kala itu, tiba-tiba ia menarik diri hanya untuk membuat lagu anak-anak? Mengikut istilah kids zaman n
Kajian Isu Strategis Muhammad Putra Hutama - 27 Agustus 2019
Setelah kurang lebih 350 tahun Indonesia dijajah, Indonesia memproklamiasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Hal tersebut menjadi simbol bahwa Indonesia telah merdeka, bebas dari penjajahan dan diakui kedaulatannya oleh Dunia. Sudah 74 tahun lalu Indonesia memproklamasikan kemerdekaan apakah saat ini Indonesia sudah merdeka secara keseluruhan? Apakah kemerdekaan ini meningkatakan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh atau keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sesuai dengan amanat pembukaan UUD 1945? Pada saat ini Indonesia bisa dikatakan sudah mampu membangun dan mengisi kemerdekaan menuju negara maju. Bahkan, menurut kajian yang dilakukan oleh Standard Chartered Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi baru dunia dengan menjadi empat besar dari segi PDB  Berdasarkan data yang di dapatkan dari BPS, sejak sepuluh tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia berada dikisaran 5% per tahun. Lebih lanjut, perusahaan asing atau negara la
Kajian Isu Strategis Narendra Ning Ampeldenta - 27 Agustus 2019
  Bicara pemuda seakan tidak akan pernah ada habisnya.  Dilihat dari perannya dalam sejarah berdirinya Indonesia, bisa dilihat bahwa pemuda memegang peranan penting pada segala perubahan dan pergerakan kemajuan di republik ini.  Sejarah mencatat ketika para pemuda Indonesia berkumpul di Jakarta pada tahun 1928 untuk memperkuat kesadaran berbangsa dan mencetuskan sebuah sumpah, yang kini kita kenal sebagai “Sumpah Pemuda”.  Didesaknya Presiden Soekarno untuk segera mempercepat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia juga dinilai sebagai salah satu tanda betapa pentingnya gerakan kepemudaan.  Tidak salah bahwa anak muda dianggap sebagai agent of change, atau agen perubahan. Namu, saat ini zaman telah berubah sangat cepat.  Permasalahan yang dihadapi anak muda dari generasi ke generasi pun jelas berbeda.  Jika pemuda di waktu itu berjuang untuk merebut Kemerdekaan Indonesia, saat ini Pemuda Indonesia berjuang, tidak hanya untuk mempertahankan, j
Kajian Isu Strategis Faza - 09 Agustus 2019
  Setiap insan manusia diciptakan untuk memiliki bakat menjadi seorang pemimpin. Dalam bisnis, pemimpin selalu diharapkan agar mampu membawa kesuksesan dalam setiap bisnis yang sedang ia pimpin. Pemimpin juga harus dapat menggerakan setiap anggota dalam tim sehingga mampu mencapai apa yang sudah menjadi target dari sebuah perusahaan. Pemimpin juga harus berani mengambil risiko yang ada, dan juga harus bisa memberi solusi untuk setiap permasalahan yang sedang terjadi. Untuk menjadi seorang pemimpiin bukan perkara yang cukup mudah. Pemimpin memegang amanah dan diberi kepercayaan oleh banyak pihak. Maka dari itu, terinspirasi dari artikel populer di Harvard Business Review tentang leadership,mebiso dalam artikelnya membahas enam poin penting yang harus dilakukan sebagai seorang pemimpin. Ciptakan Visi yang Menarik dan Menantang Bagi Tim Hal pertama dan wajib dilakukan adalah menetukan sebuah visi atau sebuah tujuan yang akan kamu tuju. Visi merupakan tujuan dari sebua
Kajian Isu Strategis Faza - 09 Agustus 2019
Semua orang memang menginginkan hidup sehat. Mulai dari rajin berolahraga, bergabung dengan klub kebugaran lokal, memakan makanan yang bergizi, hingga mengurangi konsumsi makanan yang tidak sehat bagi tubuh. Namun, dibalik peningkatan tren untuk hidup sehat, sebenarnya ada banyak ide bisinis yang bisa dijalankan dalam memanfaatkan peluang di saat meningkatnya tren gaya hidup sehat tersebut. Diprediksi bahwa tren ini akan meningkat setiap tahunnya. Kesahatan juga tergolong abadi, sebab selama manusia masih hidup, maka akan tetap membutuhkan solusi kesehatan. Untuk itu, dalam artikelnya, mebiso memberikan beberapa ide bisnis terkait pemanfaatkan peluang terhadap tren gaya hidup sehat yang terus mengalami perkembangan. Makanan Sehat Makin banyak orang sadar akan hidup sehat, maka mereka akan mulai memperhatikan setiap makanan yang akan dikonsumsi. Mereka tidak akan mengkonsumsi makanan secara sembarang. Maka dari itu, muncul beberapa bisnis yang menyediakan menu-menu makanan seh
Kajian Isu Strategis Mufti Perdana Avicena - 19 Juni 2019
Perkembangan yang utuh bagi Indonesia: sebuah opini   Jika diteliti, majunya ilmu pengetahuan berdampak pada cara pandang kita melihat masa depan, semakin hari semakin jernih. Melalui matematika dan fisika, alam bukan lagi sebuah misteri. Gempa bumi dapat diketahui berjam-jam, bahkan berhari-hari lebih dulu, hasil pemilihan umum dapat ditentukan sebelum dihitung dengan diskrepansi yang hanya sepersekian persen. Manusia tak lagi tunduk pada masa depan dan sepertinya tren ini akan terus mengalami peningkatan seiring waktu. Kita terobsesi dengan masa depan yang tampak begitu jelas melalui model-model canggih matematis ilmu statistika yang dapat dikatakan sebagai jin jaman baru dan dukunnya adalah ahli statistik. Seringkali kesadaran kita dimonopoli oleh teknologi canggih sehingga kita tidak menimbang secara proporsional aspek-aspek pendukung. Tanpa memiliki pertimbangan yang utuh, perkembangan sains dan teknologi di Indonesia terancam buta arah. Teknologi berkembang karena kebut
Kajian Isu Strategis Penkastrat - 19 Juni 2019
                Demokrasi adalah sebuah kata yang sudah sangat familiar ditelinga masyarakat dunia, khususnya Indonesia. Hal ini tentu sudah jelas dikarenakan demokrasi itu sendiri telah tercantum dalam Undang-Undang kita yakni Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang menganut paham demokrasi, terlebih lagi dalam pasal 1 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945 juga menjelaskan bahwa, “Kedaulatan ada di tangan rakyat dan dilasanakan menurut Undang-Undang Dasar”, dan selanjutnya pada pasal 33 ayat (3) yang menyatakan bahwa, “Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. Pasal-pasal yang telah dirumuskan oleh Bapak-Bapak bangsa kita tersebut tidak lain dan tidak bukan merupakan hasil buah pemikiran dari esensi pengertian demokrasi tersebut. Nah, lanta
Kajian Isu Strategis Syafwendi Syafril, S.E - 22 Mei 2019
Keberadaan uang sebagai alat tukar sangat penting kita rasakan dalam rangka memenuhi kebutuhan sehari-sehari. Perannya begitu penting dalam tatanan kehidupan masyarakat. Uang bukan segala-galnya tapi segala sesuatunya membutuhkan uang ! Narasi itulah yang kemudian menjadi motivasi setiap orang baik yang tua maupun muda untuk mendapatkan “alat tukar” tersebut dengan berbagai cara seperti bekerja, berdagang, berwirausaha, berinvestasi dan lain sebagainya. Semuanya itu dilakukan dalam rangka pemenuhan kebutuhan primer, sekunder, terseier ataupun sebagai fungsi lain dalam memupuk kekayaan. Uang dan Millenials, jika kedua kata tersebut digabung dalam satu rangkaian kata maka akan muncul ke permukaan akan fakta bahwa generasi millenialspunya masalah serius dengan uang. Bagaimana tidak ! mereka mencatatkan diri sebagai generasi paling boros diantara generasi lainnya. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh GoBankingRates terhadap 1.000 orang responden menunjukkan bahwa, genera