Kajian Isu Strategis Okky Avianti - 09 Juni 2018
By: Okky Avianti Bachelor of Psychological Science and Business, Monash University   Examining Factors Behind False Memories and its Impact on Our Lives. Memory is a crucial part of an individual’s life. Individuals need to recall their memory in order to normally function in their day-to-day activities. However, individuals tend to make errors when they are learning or trying to receive information back from their memory. Those errors often include misremembering details of a particular event or even unknowingly recalling an entire event that never happened, which can be referred as false memories. Hence, false memories are considered as semantic or autobiographic memories that are imagined or have never happened (Mendez & Fras, 2011). Understanding false memories can be crucial, as it could give insight on individual’s unconscious processes and mechanisms of memory (Frenda, Nichols, & Loftus, 2011). Before discussing how false memories could impact our li
Kajian Isu Strategis Larsen Alessandro - 03 Juni 2018
Buat kalian yang galau karna mau kemana mana tapi bisanya cuma pake Gr*b karna takut nyasar dan gak tau gimana cara naik angkutan umum. Disini kita mau berbagi cara mudah kemana mana tanpa takut nyasar dan gak ngorek kantong alis murah meriah. Jadi di Malaysia, khususnya Kuala Lumpur banyak public transport yang bisa kalian naiki, mulai dari MRT, LRT rapidKL, bus feeder, KLIA transit, dan KTM. Kami punya satu aplikasi yang bisa kalian pakai di hampir 80 negara termasuk Malaysia dan Indonesia. Namanya Moovit yang bisa kalian download di Googleplay maupun Appstore. Cara memakainya mudah walaupun dalam membaca nya kadang agak membingungkan. Berikut adalah cara caranya : Gambar pertama adalah tampilan awal dari aplikasi ini. Kalian bisa langsung masukin tujuan kalian di kolom “Where do you want to go?”. Disini saya isi dari KBRI KL ke Masjid Jamek. Di gambar kedua, kita bisa pilih mau best route (rute terbaik), least transfers (paling sedikit pindah pindah kendaraan), atau
Kajian Isu Strategis Irfan Bahiuddin - 07 Agustus 2017
Gambar : Ilustrasi   Metrologi itu apa ya?Di Indonesia, 20 Mei lebih dikenal sebagai hari kebangkitan Nasional. Namun, perlu diketahui bahwa pernah terjadi suatu kejadian penting lain pada hari itu. Pada tanggal tersebut, di tahun 1875 silam, peristiwa penandatanganan konvensi Meter (Convention du Metre) internasional terjadi di Paris. Akibatnya, tanggal 20 Mei juga diperingati sebagai hari metrologi dunia (World Metrology Day) [1]. Metrologi sendiri secara istilah dapat didefinisikan sebagai sebuah disiplin ilmu yang mempelajari teknik untuk mengukur, mengkalibrasi dan menentukan akurasi di bidang-bidang industri, ilmu pengetahuan dan teknologi [2]. Aktivitas metrologi sebetulnya dapat dilihat di kehidupan sehari-hari. Di pasar tradisional, alat penakar barang-barang yang diperjualbelikan harus betul-betul dikalibrasi sehingga menghasilkan alat ukur dengan tepat. Untuk jual beli barang dengan jumlah kecil, pengawasan akurasi mungkin tidak begitu ketat. Pada proses jual beli
Kajian Isu Strategis Prima Hanura Akbar - 07 Agustus 2017
Tidak lama ini pemerintah Perppu no. 2/2017 tentang perubahan atas UU Ormas. Maksud dari Perppu ini adalah untuk menetapkan situasi yang dianggap oleh presiden dalam ranah kegentingan yang memaksa. Hal ini berkaitan dengan adanya penyebaran paham-paham dan ideology yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam cangkupan tentang potensi-potensi yang dapat menganggu persatuan dan kesatuan bangsa dan memiliki dampak disintegratif. Dalam Perppu ini juga dijelaskan bahwa Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang selanjutnya disebut Ormas adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesaturan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Setkab.go.id, 2017). Kebijakan ini pula dijelaskan oleh Menkopolhukam (Wiranto) dipertujukan un

Terhangat

Media Social

Facebook




Twitter

Instagram