Berita Acara - 30 September 2017 366
 
Gombak (29/09) - Persatuan Pelajar Indonesia yang berada di Malaysia selalu punya cara kreatif dalam memperkenalkan Indonesia di mata dunia pada umumnya, dan Malaysia pada khususnya. Kali ini ide kreatif datang dari PPI-IIUM untuk mengenalkan Indonesia kepada Malaysia dan pelajar-pelajar asing yang sedang menjalani kuliah di Malaysia. 
 
Acara ini diberi nama Indonesian Day. Seperti namanya, Indonesian Day merupakan hari Indonesia dimana acara yang berjalan selama seminggu ini tidak lepas dari konsep Indonesia. Selebihnya lagi, konsep ini dibumbui ciri khas kedaerahan yang ada di Indonesia, dimulai dari pengenalan tentang Indonesia secara umum, lalu dilanjutkan dengan pengenalan makanan khas hingga apa saja faktor yang menjadikan semua orang harus mengunjungi Indonesia.
 
Seperti temanya, Pesona Indonesia - The World Paradise, memberikan makna yang tersirat bahwa Indonesia merupakan suatu negara yang wajib dikunjungi oleh seluruh orang, karena Indonesia merupakan surga nyata yang berada di dunia.
 
Acara Indonesian Day telah berjalan selama satu minggu, dimulai dari tanggal 22 September dan berakhir pada 29 September. Setelah berjalan selama satu minggu, akhirnya acara Indonesian Day ditutup pada 29/09 pukul 8 p.m. hingga 11 p.m.
 
Tidak seperti acara pembukaan yang hanya mengundang para pelajar Indonesia di ada di kampus Malaysia, acara penutupan tersebut terasa berbeda dengan hadirnya seluruh pelajar yang ada di IIUM baik itu Indonesia, Malaysia maupun pelajar internasional lainnya.
 
Acara penutupan dimulai dengan tilawah oleh Ahmad Faruq dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Negaraku dan Mars IIUM. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua PPI-IIUM, Ardhi Mulya. Dalam sambutannya, Ardhi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dan mengundang para pelajar internasional untuk datang mengunjungi Indonesia untuk merasakan indahnya surga nyata yang ada di dunia.
 
Bak gayung bersambut, perwakilan KBRI, Agus Badruk Jamal, dan perwakilan rektor IIUM, Prof. Dr. Isarji Sarudin juga memberikan selamat atas terselengaranya Indonesian Day. Beliau mengharapkan akan semakin banyak pengunjung yang datang ke Indonesia dan semakin banyak acara-acara yang memperkenalkan Indonesia di mata dunia, tidak hanya terbatas pada satu kampus tapi bisa memperkenalkan keruang lingkup yang lebih besar.
 
Setelah beberapa sambutan, acara tersebut kembali menyuguh penampilan menarik. Sanggar Khatulistiwa kembali membuat gemuruh Experimental Hall. Dibawah komando Abi, Sanggar Khatulistiwa menyanyikan berbagai nyanyian campuran dari daerah-daerah di Indonesia yang diiringi oleh musik khas daerah yang membuat acara semakin meriah. Tidak hanya sampai disitu, acara penutupan ini juga menampilkan berbagai macam busana adat daerah seperti Sumatera Barat, Aceh, Jawa Barat, Kalimantan dan lain sebagainya.
 
Acara kembali dilanjutkan dengan pemberian cendira mata dari tamu undangan dan dilanjutkan dengan pemutaran video kompilasi perhelatan Indonesia Day.
 
Setelah pemutaran video, PPI-IIUM kembali mempersembahkan berbagai persembahan seperti nasyid, angklung, pencak silat, serta penampilan dari semua bintang PPI Got Talent. Hal ini, semakin membuat audiens tidak bisa beranjak dari tempat duduk walau hanya sedetikpun.
 
Pada akhirnya, Indonesia Day yang diselengarakan oleh PPI-IIUM memberikan pesan sederhana pada Persatuan Pelajar Indonesia dan rakyat Indonesia bahwa untuk mengenalkan Indonesia pada dunia cukup dengan hal sederhana, karena hal sederhana bisa membuat segala sesuatu menjadi tidak sederhana. Banyak sedikit acara Indonesian Day memberikan makna kepada pengenalan Indonesia di mata dunia. (doni)

Recent News

Terhangat

Merchandise

Media Social

Facebook




Twitter

Instagram