Berita Acara Nur Faudzi Buciyasi - 14 Agustus 2018 81

 

Jakarta – Setelah melakukan roadshow ke beberapa Negara, akhirnya Conference of Indonesia Diaspora Youth (CIDY) sampai pada acara puncaknya. CIDY berlangsung pada tanggal 13-15 Agustus 2018 yang berlokasi di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat.
Konferensi memasuki hari pertama pada 13 Agustus 2018, dengan berkolaborasi bersama PPI Dunia, Foreign Community of Indonesia (FPCI), Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) dan Forum Rektor Indonesia. Acara CIDY mempertemukan pemuda dari 34 provinsi di Indonesia dengan diaspora muda Indonesia dari seluruh dunia untuk merancang visi Indonesia 2045, hal yang dibahas dari sudut pandang pemuda dalam memproyeksikan kemajuan bangsa Indonesia, relevan bagi sejarah perjalan Indonesia serta bersifat strategis, antisipatif dan komprehensif.
Visi yang dirancang akan disusun dalam bentuk sebuah dokumen berisi poin-poin penting yang akan dibacakan pada penutupan acara dan diserahkan kepada MPR, DPR dan Presiden RI.
Pada hari pertama dimulai dengan pra-konferensi, acara ini menjelaskan tentang 5 topik pembahasan yang akan dibahas pada hari kedua (14/8) oleh yang professional dibidangnya. 5 topiknya yaitu Identitas Indonesia 2045 ( Pendidikan, olahraga, warisan seni dan budaya nusantara), Good govermance untuk masa depan, Situasi sains teknologi & inovasi pada Indonesia 2045, masa depan Ekonomi, Bisnis & etrepreneurship Indonesia, dan terakhir kekuatan pertahanan & keamanan Indonesia ditahun 2045.


Konferensi ini kedatangan tamu spesial yaitu Retno Marsudi menteri Luar Negeri Republik Indonesia. Setelah Menteri Luar Negeri memberikan speech, konferensi dilanjutkan dengan inspiring talk oleh Armijin Navaro (Ketua Purna Paskibraka Indonesia DKI Jakarta), Fadjar Mulya (Kordinator PPI Dunia), Hanif Thamrin (Jurnalistik Manchester City) dan Helga (Burgreens).

  


Acara ditutup dengan makan malam, persiapan untuk konferensi hari ke dua, dan foto bersama. (Buci/Tirza)

Terhangat

Media Social

Facebook




Twitter

Instagram