Berita Acara Nur Faudzi Buciyasi - 25 September 2018 220

 

 

Malaysia (22/9). PPI Malaysia berhasil menggelar  salah satu program kerja terbesar pada periode kali ini yang berjudul ‘Asean Youth Conference 2018’. Acara ini berlangsung dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 05.30 sore waktu Malaysia. Acara ini berlangsung di Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (IIUM) Gombak, Kuala Lumpur. Program ini berlangsung dari tanggal 31 Juli 2018 sebagai batas untuk batas akhir pengumpulan abstrak dan untuk batas pengumpulan Conference Paper yaitu pada tanggal 31 Agustus 2018.

Asean Youth Conference 2018 ini mengusung tema “Industrial Revolution 4.0“ dengan 6 tema berbeda. Peserta yang mengikuti acara ini dapat memilih tema sesuai dengan keahliannya. Ke enam tema tersebut adalah Bisnis dan Manajemen, Hukum dan Studi Islam, Engineering, Kesehatan dan Kedokteran, Ilmu Komputer dan Informasi Teknologi serta Ilmu Sosial. Tema tersebut masih dibagi menjadi beberapa sub tema sesuai keahlian dari para peserta.

Acara ini disambut oleh antusiasme yang tinggi dari para peserta AYC 2018. Lebih dari 230 orang hadir di aula Universiti Islam Antarabangsa, baik perserta maupun audiensi yang hadir. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dan Malaysia, pemukulan gong sebagai wujud pembukaan acara serta disusul oleh pertujukan Gamelan oleh Citra Gamelan Gema Gangsa yang sangat menawan. Setelah pembukaan, sesi pertama yang dilakukan oleh Ir. Uke Kurniawan Usman, MT. IPM. Pembicara kedua dilakukan oleh Dr. Sony Zulhuda, Mr. Rezki Anindhito, terakhir Dr. Amirul Mukminin.

Kegiatan AYC ditutup dengan pengumuman paper peserta terbaik. Jesita Anjani berhasil menjadi best presenter dari Universitas Gadjah Mada mengalahkan pesaingnya yang berasal dari Thailand, Malaysia, dan Filipina. Hasil ini membuuat Jesita berhak membawa hadiah sebesar 150 RM. (Jessica)

Terhangat

Media Social

Facebook




Twitter

Instagram