Berita Acara Nasyatul Qulsum Zulianto - 28 Agustus 2018 93

Jakarta, GBK - Istora Senayan (28/08/2018), Michael Bambang Hartono, CEO PT Djarum Indonesia yang merupakan perusahaan rokok kretek terbesar serta salah satu orang terkaya di Indonesia menurut Forbes berhasil menyabet medali Perunggu dalam cabang olahraga Bridge. Memiliki harta kekayaan yang berlimpah tidak menyurutkan keinginannya untuk mengharumkan nama bangsa di perlombaan bergengsi antar negara se Asia. Ia juga dinobatkan sebagai Atlet tertua dalam perlombaan Asian Games kali ini. Walau usianya hampir memasuki kepala delapan, Bambang masih terlihat gesit dalam bermain dan mengatur strategi.

Asian Games tahun ini adalah kali pertama dilombakannya cabang olahraga bridge di Asian Games. Bambang bertanding dalam kategori nomor Supermix Team bersama Rury Andhani, Conny Eufke Sumampouw, Bert Toar Polii, Franky Steven Karwur, dan Jemmy Boyke Bojoh. Di nomor supermixed team, pasangan Bambang dan Polii berhasil mengumpulkan total 60.000 poin.

Bridge merupakan permainan yang sudah menjadi hobinya sejak umur lima tahun. Tak hanya sekedar bermain, ia juga pernah berprestasi di kancah dunia. Tercatat pada tahun 2008 dan 2009, Bambang memperoleh perunggu dalam Kejuaraan Dunia Senior Bridge. Tidak hanya itu, dalam ajang Zona Asia Senior, Bambang berhasil memperoleh medali emas dan di ajang yang sama tahun 2017, orang terkaya di Indonesia ini kembali memperoleh medali perak.

Dikutip dari wawancaranya untuk laman asiangames2018.id, Bambang mengatakan, “Saya bermain bridge agar tidak cepat pikun. Hobi saya yang lain adalah senam Taichi yang banyak membantu saya agar tetap fokus untuk bekerja dan bermain Bridge.” (Nasyatul)

 Source: Asian Games 2018 app

Terhangat

Media Social

Facebook




Twitter

Instagram