Berita Acara - 01 Desember 2017 87

Kedah (27/11) - Persatuan Pelajar Indonesia yang berada di Malaysia kembali memeriahkan Malaysia. Kali ini ide kreatif datang dari PPI Universiti Utara Malaysia (UUM) yang mampu memasarkan Indonesia di mata dunia. 

Acara yang diberi nama Pekan Rakyat Indonesia (PRI) memberikan warna dan bumbu-bumbu baru di bagian utara Malaysia. Acara dikemas seperti seorang seolah-seolah benar-benar berada di Indonesia. Selain itu, PRI juga merupakan event tahunan dari PPI-UUM yang telah diadakan dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya didahului oleh Intercontinental Cup.
 
 
Acara penutupan diawali dengan kedatangan tamu VVIP yakni KJRI penang dan perwakilan pihak kampus UUM yang disambut dengan Tari Pasambahan dari anggota PPI-UUM dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Negaraku dan Mars UUM. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua PPI UUM. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam mensukseskan acara tersebut serta tamu VVIP yang telah menyempatkan diri untuk hadir. Tidak lupa Irfandhia juga menyatakan bahwa PRI tidak hanya sebatas acara pesta rakyat akan tetapi juga sebagai bentuk usaha dalam menjaga dan melestarikan budaya Indonesia.
 
Bak gayung bersambut, perwakilan KJRI Penang dan perwakilan dari UUM juga memberikan selamat atas terselengaranya PRI. Beliau mengharapkan agar semakin banyak yang acara-acara yang berbasis budaya maupun yang bersifat mempersatukan kedua negara yakni Malaysia dan Indonesia. Selebihnya lagi, keduanya juga berpesan semoga acara tersebut tidak hanya terbatas pada satu kampus tapi bisa diperkenalkan ke ruang lingkup yang lebih besar.
 
Setelah beberapa sambutan, acara tersebut kembali menyuguh penampilan menarik. Adalah tim Sanggar PPI-UUM yang kembali membuat gemuruh ruang aula. Kali ini Sanggar PPI-UUM menampilkan Tari Kipas, Adlips dan drama musikal yang mendapatkan tepuk tangan yang gemuruh dari penonton serta tamu VVIP.
 
Acara kembali dilanjutkan dengan pemberian medali kepada para pemenang Intercontinental Cup. PPI UUM sendiri keluar sebagai juara umum setelah hampir mendapat seluruh medali emas yang disediakan. Setelah pemberian medali, PPI-UUM juga mengadakan undian yang berhadiah gadget yang diundi melalui nomor tiket yang masuk.
 
Tidak hanya sampai disitu, acara penutupan ini juga menampilkanan berbagai macam busana adat daerah seperti Sumatera Barat, Aceh, Jawa Barat, Kalimantan dan lain sebagainya.
 
Acara kembali dilanjutkan dengan penampilan guest star yakni Sufian Suhaimi. Ia berhasil membawa euforia terhadap ribuan pasang mata. Sesekali ia juga menghibur para penonton dengan candaan dan tingkah lucu yang membuat suasana semakin riuh dan juga membuat penonton tidak dapat beranjak dari tempat duduk walaupun hanya sedetik.
 
Tidak kalah menarik, setelah penampilan Sufian Suhaimi, adanya pemutaran musik dangdut membuat suasana semakin heboh. Kebanyakan orang tidak mengetahui bahwa dangdut merupakan musik asli Indonesia, karena itu musik tersebut harus diperkenalkan dan dilestarikan.
 
Diakhir acara, PPI-UUM memutarkan jingle PRI dengan tujuan lebih memasarkan dan menarik minat banyak orang untuk datang ke acara PRI tahun-tahun berikutnya.
 
Pada akhirnya, PRI yang diselengarakan oleh PPI-UUM pada dasarnya memberikan pesan pada Persatuan Pelajar Indonesia dan rakyat Indonesia bahwa menjaga, melestarikan, melihara budaya adalah kewajiban semua orang Indonesia. Baik melalui pesta rakyat, festival atau hari-hari penting Indonesia. Selebihnya lagi, yang terpenting adalah semangat masing-masing orang dalam menjaga, memelihara dan melestarikannya agar eksistensi tetap terjaga sepanjang zaman. (irfandhia/doni)

Recent News

Terhangat

Merchandise

Media Social

Facebook




Twitter

Instagram