Berita Acara Nasyatul Qulsum - 16 April 2018 292

Kuala Lumpur, 15/04/2018 — The National Publishing & News Corporation (NPNC) berkolaborasi dengan BUMN menyelenggarakan acara ‘Indonesia Creative Product Festival (ICPF) 2018’ pada 13 April – 15 April 2018 yang digelar di PWTC Kuala Lumpur, Malaysia. Acara ini bertujuan untuk memperluas pasar global bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia di tingkat internasional. Produk-produk UKM terbaik dari Indonesia yang berada di bawah bimbingan perusahaan negara juga turut ditampilkan yang berasal dari berbagai sektor.

            Acara ini didukung oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia, Perusahaan Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Malaysia (MATRADE), media massa terkemuka Malaysia serta  Persatuan Pelajar Indonesia di Malaysia (PPIM). Upacara pembukaan pada hari pertama ICPF diresmikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana. Acara ini juga turut menampilkan berbagai tarian daerah, band, paduan suara dan fashion show bertemakan Indonesia. Mayoritas pengunjung ICPF merupakan Warga Negara Malaysia dan Warga Negara Asing (WNA) yang ingin lebih mengenal kebudayaan dan kerajinan tangan dari Indonesia serta Warga Negara Indonesia yang sedang menetap sementara di Malaysia.

            Adapun produk yang ditampilkan oleh UKM dari Indonesia, antara lain kain Batik yang telah dimodifikasi menjadi lebih modern dan inovatif, kerajinan perhiasan dari mutiara Lombok, Kopi dari tanah Papua, segala jenis makanan lokal dan masih banyak lagi. Pelaksanaan acara ini adalah untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kementerian BUMN RI yang ke-20 dengan memperkenalkan produk industri kreatif lokal unggulan Indonesia ke mancanegara.

            Dilansir dari oananews.com, Ketua panitia ICPF 2018, Achmad Fachrodji, mengatakan, selain mempromosikan produk-produk dari Indonesia, acara ini juga bertujuan membawa pengetahuan yang lebih baik tentang budaya Indonesia di Malaysia. Festival ini juga diharapkan dapat membantu kedua negara untuk meningkatkan komunikasi bilateral dalam perdagangan menuju kerjasama yang lebih baik, sehingga di masa depan produk Indonesia dapat memiliki pasar yang lebih luas di Malaysia dan sebaliknya (Nasyatul/Bella Chintya).

Terhangat

Media Social

Facebook




Twitter

Instagram