Berita Acara Ahmad Naufal Aisyi - 20 Mei 2019 239

 

Kuala Lumpur (18/5), Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia (PPIM) menyelenggarakan acara buka puasa bersama serta membagikan donasi kepada para anak-anak TKI di Sungai Buloh, Malaysia. Acara yang berlangsung di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) tersebut dihadiri oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Bapak Mokhamad Farid Ma’ruf, Ph.d, Penasihat PPI Malaysia, Bapak Talqis Nurdianto, Lc. MA, serta Ketua PPI Malaysia, Saudara Muhammad Ammar Naufal. Sedikitnya 150 orang yang terdiri dari para pengurus PPI Malaysia, perwakilan PPI cabang, anak-anak dan para orang tua TKI dari Sungai Buloh menghadiri dan memeriahkan acara tahunan ini.

Acara dimulai pada pukul 17.30 MYT yang diawali oleh pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yaitu surat Al-Balad oleh salah satu anak TKI Sungai Buloh, Ridho Pangestu, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pelaksana oleh Saudara Nugi Nugraha. Acara selanjutnya adalah sambutan, sambutan yang pertama disampaikan oleh Ketua PPI Malaysia, Saudara Muhammad Ammar Naufal. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini semoga dapat menginspirasi PPI cabang lainnya untuk dapat selalu melakukan kegiatan-kegiatan yang positif, karena PPI Malaysia harus memberi contoh dan emplopori kegiatan-kegiatan kebaikan.
“PPIM juga sebagai salah satu PPI yang memiliki karakteristik atau simbol tersendiri, yaitu salah satunya karena dapat membina anak-anak binaan yang dibina oleh PPIM melalui PPIM mengajar dan melibatkannya juga ke dalam kegiatan PPIM itu sendiri,” ucap Penasihat PPIM, Bapak Talqis Nurdianto, Lc.MA, di dalam salah satu sambutannya.
Acara dilanjutkan dengan pemutaran video PPIM Mengajar oleh Koordinator Departemen Pendidikan, Saudara Hilman Ali Hamzi, beliau menjelaskan bahwa PPI Mengajar merupakan program yang bergerak di bidang pendidikan, salah satunya mengajarkan anak-anak binaan pelajaran mendasar Matematika, Bahasa Inggris, Pkn, dan pelajaran lain khususnya agama. Beliau juga menuturkan bahwa terdapat anak-anak TKI di Sungai Buloh baik yang bersekolah ataupun tidak, kalaupun bersekolah, anak-anak tersebut bersekolah di Sekolah Kebangsaan sehingga saat ingin kembali ke Indonesia mengalami karena tidak memiliki hasil Ujian Nasional. Beliau menambahkan, pendidikan yang diberikan sesuai dengan kurikulum Indonesia sehingga tujuan utamanya anak-anak tersebut akan dapat mengikuti ujian Paket A atau Paket C.
Sambutan terakhir dilakukan oleh Bapak Mokhamad Farid Ma’ruf, Ph.d, selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur dalam sambutannya beliau meminta maaf kepada para orang tua dan anak-anak TKI Sungai Buloh karena pemerintah belum dapat memberikan akses pendidikan dengan baik karena terkendala oleh izin. Harapannya anak-anak dapat bersekolah seperti selayaknya siswa-siswi yang berada di Indonesia, yaitu menggunakan Bahasa dan kurikulum Indonesia.
Setelah sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan Quiz bagi anak-anak TKI Sungai Buloh, lalu sosialisasi Simposium Internasional oleh Saudara Aimee Anbiya dan Soraya Zulhikmah Putri selaku panitia Simposium Internasional.
Sembari menunggu adzan maghrib, Bapak Talqis Nurdianto, Lc.MA, melakukan ceramah mengenai doa orang yang sedang berpuasa, beliau menuturkan bahwa doa orang yang sedang berpuasa sangat mustajab sampai datangnya waktu berbuka. Kemudian, terdapat tiga doa yang paling mustajab, yaitu doa orang tua kepada anaknya, doa orang yang terzalimi, dan doanya musafir. Saat azan berkumandang, beliau juga memimpin dalam pembacaan doa sebelum buka bersama.
Acara dilanjutkan dengan makan takjil bersama, lalu melakukan sholat berjama’ah terlebih dahulu sebelum dilakukannya acara inti, yaitu makan bersama. Saat melakukan makan bersama, para hadiri disuguhkan hiburan dan penampilan dari band mahasiswa Indonesia di Universiti Putra Malaysia (UPM), yaitu The Creeks.
Acara ditutup dengan foto bersama dan anak-anak TKI Sungai Buloh melakukan kegiatan selanjutnya, yaitu sholat terawih berjama’ah di Mushola Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.

 

Terhangat