TERPOPULER

Berita Acara - 27 Oktober 2017
Bandar Sunway (25/10) - Program-program PPI tidak henti-hentinya dilaksanakan oleh Persatuan Pelajar Indonesia yang berada di Malaysia. Kali ini program datang dari Persatuan Pelajar Indonesia di Taylors University, atau yang biasa dikenal dengan KOMANDO45. Pada tahun ini, KOMANDO45 mempunyai kegiatan yang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu dengan menggabungkan acara Welcoming Party dengan Hari Ulang Tahun KOMANDO45. Acara tersebut memang tampak luar biasa. Inisiatif KOMANDO45 untuk menggabungkan kedua acara tersebut memberikan suasana yang amat meriah. Terlebih lagi, acara tersebut dihadiri lebih dari 200 orang partisipan. Hal ini, merupakan suatu prestasi bagi KOMANDO45 yang berhasil mengumpulkan masa lebih dari 200 orang.   Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Nadya, selaku Ketua KOMANDO45. Dalam kata sambutannya, Nadya mengucapkan terima kasih kepada PPI Malaysia, seluruh tamu undangan, serta mahasiswa
Berita Acara - 04 Oktober 2017
Forum diskusi antar masyarakat Malaysia dan Indonesia khsususnya para pelajar, pemuda, dan alumni telah berhasil dilaksanakan pada beberapa waktu lalu, tepatnya hari Minggu, 24 September 2017. Bertempat di kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, kegiatan ini langsung dibuka oleh wakil duta besar Malaysia untuk Indonesia, Bapak Zamshari Shaharan beserta para jajarannya seperti Atase Pendidikan, serta sekretaris utama. Kegiatan ini merupakan inisiatif dan program dari Persatuan Kebangsaan Pelajar Malaysia di Indonesia (PKPMI) yang diketuai oleh saudara Azlan Zakaria. Mengambil tajuk “Negaraku, Nusantara Kita”. Forum diisi oleh 4 orang pembicara, masing-masing 2 dari Malaysia dan 2 dari Indonesia. Dari Malaysia ada Bapak Mohd. Izzat Afifi bin Abdul Hamid (Exco Majlis Belia Malaysia) dan Bapak Lukman Ismail (President PAPTI). Sedangkan dari Indonesia ada Ibu Aliyah Alimun (Pengurus KPPI) dan Bapak Zulfadli (Ketua umum PPI Malaysia). Diskusi dipandu secara interaktif dan menarik
Berita Acara - 30 September 2017
  Gombak (29/09) - Persatuan Pelajar Indonesia yang berada di Malaysia selalu punya cara kreatif dalam memperkenalkan Indonesia di mata dunia pada umumnya, dan Malaysia pada khususnya. Kali ini ide kreatif datang dari PPI-IIUM untuk mengenalkan Indonesia kepada Malaysia dan pelajar-pelajar asing yang sedang menjalani kuliah di Malaysia.    Acara ini diberi nama Indonesian Day. Seperti namanya, Indonesian Day merupakan hari Indonesia dimana acara yang berjalan selama seminggu ini tidak lepas dari konsep Indonesia. Selebihnya lagi, konsep ini dibumbui ciri khas kedaerahan yang ada di Indonesia, dimulai dari pengenalan tentang Indonesia secara umum, lalu dilanjutkan dengan pengenalan makanan khas hingga apa saja faktor yang menjadikan semua orang harus mengunjungi Indonesia.   Seperti temanya, Pesona Indonesia - The World Paradise, memberikan makna yang tersirat bahwa Indonesia merupakan suatu negara yang wajib dikunjungi oleh seluruh orang, karena Indonesia m
Berita Acara - 29 September 2017
Khayrurrijal (ke-2 dari kanan) dan Usep Muhammad Ishaq (ke-6 dari kanan) Kuala Lumpur (28/09) - Persatuan Pelajar Indonesia se-Malaysia kembali menghadiri undangan PPI cabang kampus-kampus yang ada di Malaysia dalam serangkaian acara-acara yang diselenggarakan oleh PPI cabang di Malaysia. Setelah kemarin, PPI Help mengadakan HISS CUP, dan opening Indonesian Day oleh PPI IIUM, kali ini PPI UTM KL mengadakan pelantikan dan sosialisasi program PPI UTM KL yang kemudian dilanjutkan dengan acara Kabul yang merupakan singkatan dari Kajian Bulanan PPI UTM-KL. Bertempat dilantai dua masjid UTM KL, acara berlangsung selama 4 jam yang dimulai dari jam 3.30 pm s/d 7.30 pm. Meskipun berlangsung lama, waktu yang berlalu terasa amat singkat karena suasana acara berlangsung dengan amat kondusif, menuai rasa penasaran yang tinggi, serta menambah perbendaharaan ilmu pengetahuan.   Acara dimulai dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan sambutan oleh perwakilan dari PPI Malaysia. Dalam sambu
Berita Acara - 20 September 2017
Kuala lumpur (20/09) - Perhelatan Para SEA Games 2017 telah memasuki hari keempat. Total ada 89 medali emas yang diperebutkan hari ini dengan perincian atletik archery 2 emas, atletik 29 emas, catur 12 emas, balap sepeda 7 emas, angkat berat 5 emas, renang 17 emas dan tenis meja 10 emas.   Dari total 89 medali emas yang diperebutkan, hari ini Indonesia berhasil mengamankan 28 emas lewat atletik 11 emas, renang 7 emas, catur 7 emas, angkat berat 2 emas, dan balap sepada 1 emas. Dengan hasil ini, kini Indonesia berada diposisi teratas dalam tabel perolehan medali sementara sampai update 9.00 PM dengan koleksi 65 emas 42 perak dan 28 perunggu yang semakin menjauhi kejaran tuan rumah Malaysia lewat 51 emas, 44 perak dan 39 perunggu.   Hal ini merupakan trend yang amat baik yang perlu dijaga sampai perhelatan Para SEA Games 2017 ini berakhir. karena tuan rumah terus memberi tekanan pada indonesia dengan raihan medali yang juga meningkat tajam.   Di hari kelima esok, a
Berita Acara - 19 September 2017
  Kuala Lumpur (18/09) - Perhelatan SEA Games ke-29 kuala lumpur 2017 memang telah berakhir. Namun, event akbar lainnya kembali diadakan di Kuala Lumpur pada tahun ini, yakni Para SEA Games IX Kuala Lumpur 2017.   Pembukaan Para SEA Games 2017 dibuka secara resmi pada kemarin malam (17/09) di Stadium Nasional Bukit Jalil. Pembukaan tersebut berlangsung amat meriah dan disaksikan oleh puluhan ribu pasang mata.   Pada hari pertama, Para SEA Games memperebutkan 7 medali emas. Cabang yang memperebutkan medali emas adalah nomor cycling. Hasilnya, semua medali emas yang diperebutkan berhasil diraih oleh Malaysia. Sementara Indonesia hanya mendapatkan dua medali perunggu.   Raihan medali Indonesia pada hari kedua sangat meningkat drastis dan diluar dugaan. Indonesia berhasil meraih banyak medali lewat cabor yang dipertandingankan pada hari ini (18/09). Indonesia berhasil meraih medali dari cabang atletics, aquatics, cycling dan power lifting. Tak tanggung-tanggung
Berita Acara - 01 September 2017
Perhelatan SEA Games ke-29 Kuala Lumpur 2017 memang telah ditutup secara resmi pada tanggal 30 Agustus, 2017. Selama 17 hari pahlawan-pahlawan negara berjuang dan membela negara demi menjaga harkat dan martabat bangsa dengan satu tekad membawa Indonesia kepada puncak tertinggi. Dalam konteks semangat nasional dan cinta tanah air, saya sendiri dan PPI Malaysia merasakan bahwa terlibat dalam event sebesar SEA Games adalah sesuatu yang amat membanggakan. Terlebih lagi bisa membantu memberikan semangat yang lebih agar kontingen Indonesia bisa meraih prestasi terbaik.   Memang, terkadang harapan tak sesuai kenyataan. Bak ingin meraih bulan namun apadaya tangan tak sampai. Begitulah gambaran saya terhadap prestasi Indonesia di ajang dua tahunan tersebut. Kita gagal dan hanya bisa mencapai 75% dari target yang telah ditentukan. Hasil ini juga membuat kita terlempar jauh keposisi lima klasemen akhir. Namun, mestinya kita juga harus tetap menghargai jerih payah dan perjuangan para atl
Berita Acara - 31 Agustus 2017
SEA Games Kuala Lumpur yang diikuti 6000-an atlet dan melibatkan 13000 volunteer, Rabu malam waktu malaysia resmi ditutup. Acara penutupan yang digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil berlangsung meriah dan dihiasi pertunjukan lampu dan sinar laser yang spektakuler. Rangkaian acara diawali dengan defile atlet negara-negara peserta dan volunteer SEA Games yang dimana Malaysia maju terlebih dahulu.SEA Games 2017 itu sendiri secara resmi ditutup oleh perdana menteri malaysia, YAB Dato Sri Najib Tun Razak. Perdana menteri Malaysia menyatakan, "Dengan ini saya nyatakan SEA Games resmi ditutup, dan sampai jumpa di Filipina dua tahun lagi," yang disambut tepukan ribuan penonton yang memadati Stadion Bukit Jalil.Akhirnya, SEA Games edisi XXX/2019, atau dua tahun mendatang akan dilaksanakan di negara Filipina.Penutupan ditandai dengan penurunan bendera SEA Games. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan bendera SEA Games dari perwakilan Malaysia kepada perwakilan Filipina. Setel

Terhangat

Merchandise

Media Social

Facebook




Twitter

Instagram