Berita Acara Jihan Adilah - 03 September 2018
(Sumber gambar: TRIBUNNEWS.COM) (Jakarta, 02/09/2018) Setelah 15 hari perjuangan para atlet dari 45 negara berlaga di Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang. tibalah hari ini, Minggu (2/9) adalah penutupan kompetisi olahraga se-Asia ini. Acara penutupan Asian Games 2018 berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta. Penutupan ini diresmikan dengan event Closing Ceremony Asian Games 2018. Indonesia menduduki urutan ke 4 dengan berhasil mengumpulkan 31 medali emas, 24 medali perak dan 43 medali perunggu. Ini merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah bahwa Indonesia mampu memboyong medali emas terbanyak. Closing Ceremony Asian Games 2018 dimulai pada pukul 19.00 WIB dan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama dilanjutkan dengan penyerahan Api Torch dan bendera Asian Games resmi diserahkan kepada China sebagai peringkat pertama Asian Games 2018. Penyerahan api torcg dan bendera Asian Games ini merupakan penanda resmi
Berita Acara Soraya - 31 Agustus 2018
Meski tim voli putri Indonesia kalah di perempatfinal dari Korea, namun tim voli putri Indonesia memiliki kesempatan bermain untuk memperebutkan peringkat kelima dengan tim-tim yang juga menelan kekalahan di babak delapan besar tersebut pada hari ini (30/08) yang berlangsung di Lapangan Voli Indoor, GBK, Senayan, Jakarta. Sayangnya Tim voli putri yang bertanding pada hari ini dengan Vietnam harus menelan kekalahan lagi dan mengakui keunggulan Tim Vietnam dengan hasil skor akhir 1-3. Indonesia masih menjalani satu laga lagi untuk perebutan peringkat ketujuh pada besok (01/09/18). Semoga Indonesia bisa tampil baik dan memperebutkan peringkat ke - 7 pada pertandingan yang akan diselenggarakan besok. Selain Tim voli putri yang melakukan pertandingan untuk peringkat ke- 5, tim putra dari cabor polo air juga harus mengalami kegagalan melawan tim Korea dengan hasil skor akhir 15-7 . (Soraya / Ajeng)
Berita Acara Jihan Adilah - 31 Agustus 2018
  Jakarta (30/8) Untuk kesekian kalinya, para atlet kembali mengharumkan nama Indonesia dalam Asian Games 2018. Kali ini, medali perak dimenangkan pada cabang olahraga atletik tepatnya dari lari estafet 4 x 100 meter putra yang beranggotakan Bayu Kertanegara, Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan dan Fadlin. Fadhil selaku pemain pertama dilanjutkan oleh Zohri dan Eko lalu Bayu menyusul hingga akhir garis finish. Pertandingan yang diadakan di Stadion Gelora Bung Karno ini berjalan sangat sengit dan menegangkan. Mengingat tim Indonesia sempat tertinggal, namun Bayu kembali menyusul pemain dari China dan berhasil menyegel perak. Ini merupakan medali ketiga dari cabang atletik setelah sebelumnya Indonesia berhasil mengoleksi 1 medali perak dan 1 medali perunggu. (Jihan/Farah)
Berita Acara Farah Azzahrah - 30 Agustus 2018
Dan kembali lagi Indonesia meraih medali, kali ini di persembahkan dari cabang olahraga Kano Sprint dengan nomor Kano/Kayak Ganda (C2) Putri 500M. Indonesia meraih medali Perunggu setelah bertanding sengit dengan Tiongkok dan Uzbekistan. Pertandingan tersebut di laksanakan di Bendung Rentang, Majalengka, Jawa Barat terlihat sangat baik. Perwakilan Indonesia, Riska Andayani dan Meni Nur dapat meraih posisi ketiga dengan catatan waktu terbaik 2:07.356. Walaupun tidak di targetkan mendapat medali tetapi atlet Indonesia membuktikan mereka memberikan usaha yang hebat. Sementara dari sisi lawan Sun Mengya dan Yanan Ma dari Tiongkok berhasil mendapatkan medali emas dengan catatan waktu 2:02.512. Dan di lain sisi, medali perak direbut pasangan Zokirova Nilufar dan Rakhmatova Dilnova dari Uzbekistan.(Anya/Farah)
Berita Acara Nasyatul Qulsum Zulianto - 29 Agustus 2018
Jakarta (29/08/2018) – Atlet Indonesia dari cabang olahraga Pencak Silat kembali panen medali emas dalam ajang Asian Games 2018 yang diadakan di Istora Senayan, Kamis, 29 Agustus 2018. Sebelum Hanifan, Pipiet Kamelia juga meraih emas yang disusul oleh tim Pencak Silat putri yang diperkuat oleh Yuristya Pramudita, Gina Tri Lestari, dan Lutfi Nurhasanah. 
Momen mengharukan pun terjadi ketika Hanifan menujukkan kemenangannya dengan skor 3-2. Pria berusia 20 tahun itu langsung bergegas dan berlari menuju kursi VVIP sambil membawa bendera Merah Putih. Ia berniat untuk menyalami Presiden Jokowi Widodo, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Prabowo Subianto; Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri; Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani; Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara serta Chief de Mission Kontingen Indonesia Asian Games 2018, Syafruddin. Larut dalam euforia kemenangannya, Hanifan dengan spontan memeluk Jokowi serta Prabowo secara bersamaa
Berita Acara Adinda Putri - 29 Agustus 2018
Jakarta (29/08), Cabor skateboard kembali menambahkan medali untuk kontingen Indonesia setelah atlet Indonesia, Sanggoe Darma Tanjung berhasil menyabet medali perak di nomor Men's street. Medali perak ini merupakan medali keempat yang berhasil dipersembahkan cabor skateboard untuk Indonesia. Sanggoe Darma Tanjung memperoleh skor 30,5 berbeda tipis dengan skor peraih medali emas asal Jepang Keyaki Ike, yang berhasil mendapatkan skor 31,1 . Sementara medali perunggu didapatkan oleh Juwon Eun ,atlet asal Korea Selatan yang berhasil memperoleh skor 25,4. Dengan tambahan medali ini, Indonesia mengoleksi 82 medali dan duduk kokoh di posisi 4 klasemen Asian Games 2018 .Sementara Indonesia masih berpotensi menambah koleksi medalinya di cabor pencak silat karena ada 3 wakil Indonesia yang akan bertanding di final siang nanti. (Adinda)
Berita Acara Aimee Anbiya - 29 Agustus 2018
Lagi dan lagi Emas ke-13 dalam cabang olahraga Pencak silat dan perolehan medali emas ke 29 secara keseluruhan, diraih oleh atlet pencak silat bernama Hanifan Yudani Kusumah (20) dengan berat badan 59kg/ 130lbs dan tinggi badan 165cm/ 5’5”. Pertandingan ini dilaksanakan pada 29 Agustus 2018 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Pada pertandingan pencak silat Men’s Class C: 55kg to 60kg Gild medal, antara Indonesia melawan Vietnam, menghasilkan nilai akhir 3 untuk Indonesia dan 2 untuk Vietnam. Atlet yang mewakili negara Vietnam dalam pertandingan ini bernama Thai Linh Nguyen (28) dengan tinggi badan 172cm / 5’8” dengan berat badan 62kg / 137lbs, pertandingan ini menghasilkan Vietnam mendapatkan medali perak. Kemenangan ini juga ditonton oleh beberapa petinggi Indonesia yaitu presiden Joko Widodo, bapak Prabowo Subianto, dan Ibu Megawati Soekarnoputri. Pada pertandingan sebelumnya, Hanif telah mengalahkan atlet Laos bernama Phoumi
Berita Acara Jessica Ramadhani - 29 Agustus 2018
Jakarta (29/08) Cabang Olahraga soft tennis Indonesia berhasil memboyong medali perunggu pada hari Rabu, 29 Agustus 2018. Dua medali perunggu sukses diraih oleh Prima Simpatiaji dalam kategori single’s men dan Dwi Rahayu Pitri membawa pulang medali perunggu dalam kategori single’s women. Prima Simpatiaji melawan Sie Alexander asal Indonesia dan meraih medali perunggu dengan perolehan skor 1-4. Sie Alexander maju dalam perebutan medali emas melawan Kim Jin Woong asal Korea Selatan. Namun sayang, Sie Alexander gagal dalam meraih medali emas dan membawa pulang medali perak. Sementara itu Dwi Rahayu Pitri sebelumnya melawan atlit asal Chinese Taipei, Cheng Chuling dengan perolehan skor 2-4. Kini Indonesia memperoleh total medali 81 buah, dengan 27 emas, 21 perak, dan 33 perunggu. (Jessica)

Terhangat

Media Social

Facebook




Twitter

Instagram