Berita Axel Rizkiya Iskandar - 17 Agustus 2019
Jakarta (10/08) – Dua tahun lampau, Indonesia dihebohkan dengan kehadiran mantan presiden Amerika Serikat yaitu Barack Obama dalam Kongres Diaspora Indonesia yang ke-4 tanggal 1 Juli 2017 silam di Jakarta. Kongres yang dihadiri oleh kurang lebih 9.000 peserta pada tahun 2017, merupakan perhelatan terbesar dalam sejarah gerakan diaspora Indonesia yang dimulai di Los Angeles tahun 2012.   Tahun ini, digelar di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka Mall di daerah Tebet, Jakarta Selatan, sekitar 5.000 peserta terlihat antusias mengikuti kongres ke-5 yang bertajuk “Empowering Indoesian’s Human Capital”. Keberadaan diaspora untuk pembangunan di Indonesia memang sangat penting, apalagi untuk menghadapi era revolusi industry 4.0.   Dalam kongres yang berlangsung 7 hari sebelum hari kemerdekaan Indonesia, meneteri luar negeri Indonesia Retno Marsudi menegaskan visi Indonesia selama 5 tahun kedepan yaitu memfokuskan dalam bidang infrastruktur, sumberdaya manu
Berita Ahmad Naufal Aisyi - 02 Agustus 2019
Jakarta (02/08)- Gempa bumi dahsyat menghantam pantai selatan pulau Jawa yang berpenduduk padat di Indonesia pada hari Jumat (02/08). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa gempa tersebut berpotensi tsunami.Pusat titik gempa yang berkekuatan 7,4 SR yang terjadi pada pukul 19:03 WIB tersebut berada di laut, 147 kilometer barat daya Sumur, Banten, atau tepatnya 7,54 derajat lintang selatan dan 104,58 derajat bujur timur, pada kedalaman 10 kilometer.Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, dalam konfrensi press menyatakan daerah yang mendapatkan level siaga adalah Pandeglang bagian selatan, Lampung Selatan, Tanggamus, Pesisir selatan Lampung.Sementara wilayah lainya di Lebak, Sukabumi, Bengkulu Selatan, Serang bagia Barat, dan Selumah berlevel waspada.Pada level waspada, diperkirakan gelombang tsunami tidak akan lebih dari 0.5 meter. Sedangkan pada tingkatan level siaga, gelombang tsunami dapat mencapai ketinggian
Berita Ahmad Naufal Aisyi – 25 April 2019 | 20.50 MYT - 26 April 2019
  Indonesia 24/4 — Sebanyak 144 petugas TPS dan 15 petugas kepolisian meninggal akibat sakit serta kelelahan setelah bekerja dalam perhelatan pemilihan umum 2019 yang dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 lalu. Pemilu yang diadakan serentak se-Indonesia dianggap sebagai salah satu pemilihan umum satu hari terbesar di dunia. Indonesia telah mengerahkan lebih dari enam juta pekerja untuk mengoperasikan tempat pemungutan suara yang jumlahnya juga diperkirakan lebih dari 800.000 tempat. Pada data yang dirilis oleh KPU, tercatat 1027 petugas TPS telah jatuh sakit dan meninggal serta diindikasikan bahwa Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah kematian tertinggi sebanyak 38 orang, diikuti oleh Jawa Tengah sebanyak 25, dan Jawa Timur dengan 14 orang. Kematian juga dilaporkan hampir di seluruh provinsi yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia, seperti Aceh, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur Kepulauan
Berita Ahmad Naufal Aisyi - 28 Februari 2019
Sumber: Metrotvnews.com   Phnom Penh (28/2). Final piala AFF U-22 2019 mempertemukan Timnas Indonesia vs Thailand telah usai dilaksanakan pada Selasa (26/2) malam di Stadion National, Phnom, Penh, Kamboja. Timnas U-22 Indonesia berhasil tekuk Thailand dengan hasil akhir 2-1 untuk tim garuda. Sebelumnya, pada hari Minggu (24/2) melalui tendangan tunggal Muhammad Luthfi Kamal, ia berhasil mencetak gol ke kandang Vietnam. Dengan begitu, Indonesia dapat melaju ke babak final karena telah menyingkirkan Vietnam di Semifinal dengan skor 1-0. Di babak pertama, kedua tim bermain imbang dengan skor 0-0. Namun, di babak kedua, pada menit ke-57, Saringkan Promsupa, pemain dari skuat gajah putih dapat membobol gawang Indonesia dan skor sementara menjadi 1-0.Pada menit ke-59, yang mana dua menit setelah Thailand membobol pertahanan Indonesia. Melalui pemain Indonesia, Sani Rizki, dapat menyamakan kedudukan menjadi 1-1.Penyerang Timnas U-22 Indonesia, Osvaldo Haay, dengan sundulan kepalanya da
Berita Ahmad Naufal Aisyi - 18 Februari 2019
Tongkat estafet kepengurusan Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia (PPIM) periode 2017/2018 telah berakhir yang ditandai dengan akan dilantiknya seluruh pengurus Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia periode 2018/2019 pada hari Jum’at, 22 Februari 2019 mendatang di Aula Hasanuddin KBRI Kuala Lumpur.   Acara pelantikan kepengurusan baru PPI Malaysia akan dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana; Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Mokhammad Farid Ma’ruf, Ph.D.; Koordinator PPI Dunia 2018/2019, Fadjar Mulya serta CEO Bank Muamalat Indonesia dan Yayasan Raja Zarith Sofiah Negeri Johor.   Sebanyak 116 orang pengurus Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Malaysia periode 2018/2019 yang diketuai oleh Muhammad Ammar Naufal akan mengemban amanah serta menjalankan tugas sebagai pengurus PPI Malaysia selama satu periode kedepan. Acara pelantikan akan dimulai pukul 09.00 pagi waktu Malaysia yang diawali dengan registrasi peserta pelantik
Berita Ahmad Naufal Aisyi - 25 Januari 2019 | 17.00 MYT - 25 Januari 2019
  Kuala Lumpur (25/01) - Menurut pernyataan Jabatan Meteorologi Malaysia di situs webnya hari ini (25/01) pukul 13.00, Angin Timur Laut yang kuat dengan kecepatan 40 hingga 50 km per jam dengan gelombang ombak yang kencang dan dapat terjadi hingga ketinggian 3,5 meter (11.5 kaki) diperkirakan menghantam perairan timur Samui, Tioman, selatan Bunguran, Karang Utara, Layang-layang, barat laut Karang Selatan, Palawan, barat laut Labuan, Sulu, Kelantan, Terengganu, Pahang, Johor Timur dan Sabah: Daratan (Tambunan), Pantai Barat (Ranau dan Kota Belud), Tawau (Lahad Datu), Sandakan, dan Kudat hingga Minggu ini. Pada katagori pertama dalam kriteria angin kencang, depresi tropis / badai tropis di tengah laut (lebih dari 400 km atau 200 mil laut dari pantai) membawa angin kencang dan gelombang yang besar dengan ketinggian ombak seperti disebutkan di atas. Sehingga, angin kencang dan ombak laut yang bergejolak sangat berbahaya bagi semua kegiatan pengiriman dan pantai, termasuk layanan p
Berita Axel Rizkiya Iskandar - 24 Januari 2019
Bencana alam merupakan fenomena yang kita tidak bisa memprediksi kemunculannya dan setiap manusia harus siap dengan apa yang akan terjadi di masa kini dan masa mendatang. Diakhir bulan Januari ini, tepatnya pada tanggal 22 Januari, banjir melanda daerah Sulawesi Selatan, khususnya kota Makassar dan 6 kabupaten lainnya. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, mereka memprediksi bahwa hujan lebat akan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia pada akhir Januari 2019.Dan prediksi ini pun benar terjadi, ketika hujan lebat serta angin kencang menerjang wilayah Sulawesi Selatan. Sebelumnya Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Prawbowo, sudah menghimbau warga agar berwasapada terhadap dampak curah hujan yang tinggi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. Salah satu dampak dari intensitas curah hujan yang tinggi ini menerjang Ibu Kota Sulawesi Selatan yaitu Makassar. Sebagian Wilayah di kota Makassar terendam banj
Berita Ahmad Naufal Aisyi - 14 Januari 2019
  Kuala Lumpur (13/1) Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, berhasil meraih gelar juara pada ajang Thailand Masters 2019. Sebelumnya, pada babak semifinal Fitriani berhasil mengalahkan wakil Hong Kong, Dong Joy Xuan, Sabtu (12/1).Pada partai penutup, Minggu (13/1), gadis berumur 20 tahun tersebut berhasil membungkam wakil tuan rumah, Busanan Ongbamrungphan, dengan skor 21-12, 21-14 di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Thailand. Peringkat diantara keduanya terpaut cukup jauh, Fitriani menempati posisi 33 dunia sedangkan pebulutangkis unggulan asal Thailand tersebut berada di posisi delapan dunia. Total rekor kemenangan Fitriani ialah 2-1 melawan Busanan. Pertandingan terakhir yang terjadi antara Fitriani dan Busanan berlangsung pada saat Korea Masters 2018 lalu. Saat itu, Fitriani pun berhasil mengalahkan Busanan pada babak 16 besar dengan hasil 21-18, 12-21. Awal tahun yang baik bagi Fitriani karena menjadi satu-satunya pebulutangkis Indonesia yang meraih gelar juara